Kesenian tradisional yang masih berkembang adalah senderatari dan kegiatan bergodo,
yang biasanya ditampilkan saat HUT RI atau Merti Dusun. Kelompok ketoprak pernah ada
pada masa dahulu, tetapi sekarang sudah tidak aktif karena kurang diminati para pemuda.

Kegiatan kerawitan pernah berlangsung aktif selama 2–3 tahun, tetapi saat ini terhenti
karena pelatih berhenti dan anak-anak memiliki jadwal sekolah yang padat. Padahal, di
wilayah sekitar terdapat fasilitas gamelan di Omah Petro yang dapat digunakan sebagai
sarana belajar.

Tidak terdapat kesenian sastra, musik tradisional modern, maupun alat musik tradisional
yang aktif digunakan saat ini.