Banteng Sidorjo memiliki kesenian khas berupa Bergodo, yaitu pasukan adat yang berfungsi
sebagai pengawal dalam berbagai prosesi budaya. Kesenian ini bersifat sakral dan hanya
tampil dalam acara tertentu seperti Merti Umbul, Nyadran, kirab gunungan, pengawalan
pusaka, dan festival budaya tingkat kalurahan. Bergodo terdiri dari laki-laki dan perempuan
(Sri Kandi), dengan struktur barisan prajurit tombak dan pembawa pusaka. Musik pengiring
terdiri dari kendang, sener, bass drum, dan cymbal.

Kostum yang digunakan adalah pakaian prajurit sederhana berbahan nurek, tanpa ornamen
kembang. Bergodo tidak hanya berfungsi dalam upacara adat tetapi juga menjadi sarana
regenerasi seni tradisi bagi pemuda. Selain bergodo, kesenian lain yang masih hidup di
wilayah sekitar antara lain jathilan, tari, wayang, ketoprak, lesung, kulintang, serta karawitan.