Beberapa pantangan hari baik masih dipercaya, misalnya menghindari hari tertentu (Jumat
Legi, Rebo Wage) untuk pernikahan. Masyarakat masih menghormati tempat-tempat sakral
dan menjaga ucapan saat berada di wilayah tertentu.
Mitoni, selamatan kelahiran, hingga tradisi lampu di depan rumah untuk bayi baru lahir
masih dilakukan. Beberapa mitos dipertahankan sebagai bentuk penghormatan terhadap
tradisi, bukan keyakinan mistik. Ritual seperti ruwatan atau pembersihan diri dilakukan
berdasarkan permintaan keluarga yang meyakini adanya “sengkala” tertentu.