Bahasa Jawa masih menjadi bagian penting dalam setiap kegiatan adat. Dalam upacara
upacara resmi, masyarakat menggunakan bahasa Jawa Kromo Inggil sebagai bentuk
penghormatan. Sementara dalam kegiatan RT dan RW, warga diwajibkan menyanyikan
Indonesia Raya, pembacaan Pancasila, lalu menggunakan bahasa Jawa dalam sesi tertentu.

Upaya ini menjadi metode edukasi untuk generasi muda agar tetap memahami unggah
ungguh dan bahasa daerah. Meskipun begitu, kesadaran generasi muda terhadap bahasa
Jawa mulai menurun sehingga pelestarian bahasa menjadi perhatian tersendiri.