Kuliner tradisional yang paling menonjol di Banteng adalah Jatah Tempe, sebuah warisan
budaya lokal. Jatah tempe dibuat dari beras ketan yang direndam, dicampur kelapa dan
garam, kemudian dikukus, ditumbuk, dan dicetak. Tempe kemudian dibacem dengan gula
merah dan rempah. Jatah tempe sering disajikan pada acara budaya.

Dalam Merti Umbul, warga membuat tumpang berisi nasi gurih, nasi goreng, sayuran lokal,
peyek, dan ingkung ayam kampung. Beberapa produk pangan lokal yang masih diproduksi
warga meliputi selondok renteng (IKM Boyong), apem, bolu gula merah, gudeg, peyek welut,
dan aneka jajan pasar. Kuliner-kuliner ini umumnya disediakan dalam acara adat dan
kegiatan sosial padukuhan.